Santet VS Teknologi Badan Intelejen Dunia


Santet juga memiliki teknologi peluru kendali berpemandu laser seperti perlengkapan perang yang dimiliki Negara-negara maju. Teknologi yang dimiliki santet ini lebih sederhana daripada yang sering kita lihat daam film-film perang, namun efektivitasnya punya presentase yang lebih besar dan spesifik dibandingkan peluru kendali yang dimiliki Negara maju.

Peluru kendali milik Negara-negara maju terbilang cukup mahal dan tidak terjangkau oleh rakyat jelata yang ingin turut berperang, namun mampu dijelaskan secara rasional oleh orang ‘waras’ karena fisiknya yang kelihatan dan dapat diraba. Hal ini diperlukan agar serangan ini tidak disangka sebagai PeTrus alias peluru misterius, serta dapat diajukan pada pengadilan apabila diperlukan untuk kepentingan pembuktian hukum.

Berbeda dengan peluru kendali perang, biaya dan keperluan santet bisa dikatakan cukup affordable. Hanya butuh property seperti kain kafan, tanah kubur atau alat lainnya yang memungkinkan untuk menjadi media santet lalu menyimpn benda tersebut pada sekitaran rumah target. Setelah nama target disebutkan dan media santet berada pada tempatnya, titik koordinat serangan telah ditentukan untuk mengunci target. Tidak perlu layar computer atau drone seperti punya MOSSAD. Cukup visualisasi dalam otak dan merapalkan mantra. Siapkan peluru, picu triggernya dan voila, target akan berubah menjadi seperti yang kita inginkan, misalnya naksir saa kita, marahan sama pasangannya dan naksir kita, benci sama keluarganya, tiba-tiba berubah jadi idiot atau bahkan langsung mampus.

Sama seperti Negara-negara lain yang berperang, mainan santet ini ya main kuat-kuatan juga.. ada level-level pertahanannya juga. Jadi ya kalo lu mau nyantet dan lawannya Bu Ningsih Tinampi, mending gantung diri duluan aja sana daripada lu gila karena sukmanya dimakan Bu Ningsih haha
Hasil santet terbilang cukup bersih dan misterius, jarang ditemukan adanya bekas-bekas penyerangan secara fisik seperti peluru atau serpihan ledakan seperti bekas perang. Kalau Negara-negara di dunia nyata membayangkan hal yang demikian, saya membayangkan hal yang seru, kita-kira seperti Anak Hogwarts lagi tawuran.

Herannya, kenapa ya Negara-negara ini pada gam au pake santet aja? Padahal lebih bersih dan muraj dibandingkan peluru kendali mereka. Kenapa mesti buang-buang anggaran Negara beli Alutsista canggih kalau ada yang lebih ekonomis? Apa mereka gak kepikiran soal ilmu canggih nan murah ginian?

Apa mungkin Negara-negara ini Cuma mau pamer keren-kerenan alutsista aja yha.. padahal teknologi santet lebih canggih daripada teknologi milik badan intelejen besar seberti CIA dan MI6 huhahahahaha

Yaini tulisan macam apa sihhhhh kok ngawur yhaaa

Comments

Popular Posts