Holy Month Day 30 - Tentang Cinta

Sebagai penutup dalam bulan suci ini, saya ingin membicarakan tentang sesuatu yang cukup saya takutkan sudah tidak ada lagi bentuk yang nyata dalam diri saya sendiri. Cinta. Cinta pada diri sendiri, maupun cinta pada yang lainnya.

Saya mulai menyadari, terlalu sedikit cinta yang sudah saya curahkan, namun banyak sekali cinta yang datang kepada saya. dimulai pada saat cinta yang muncul sejak saya berada dalam kandungan, ketika siapapun belum mengetahui bahwa saya akan hadir di dunia ini 24 tahun yang lalu, hingga cinta dari orang asing yang memutuskan untuk merencanakan hidupnya bersama saya di masa depan yang bahkan dia sendiri tak tahu, apakah cintanya akan benar-benar tersampaikan atau tidak sama sekali.

Saya menyadari benar bahwa cinta kepada diri saya sendiri juga bahkan tidak sebesar cinta yang saya curahkan kepada orang lain. cukup banyak refleksi yang saya lakukan selama sebulan terakhir, yang bahkan sebagiannya tidak saya tumpahkan disini. Setelah pertanyaan-pertanyaan lama terjawab, muncul banyak pertanyaan-pertanyaan baru yang membuat saya terus berpikir, seperti apa kehidupan saya selama 24 tahun di dunia. Bagaimana saya membalas cinta semua orang yang datang, bagaimana saya mengabaikan cinta yang tidak saya sadari dan seperti apa saya akan mencintai di masa depan.

Pikiran-pikiran tentang cinta ini menjadi semakin melebar, ketika saya menyadari bahwa saya harus bisa mencintai diri saya sendiri sebelum saya mencintai lagi. Ramadhan tahun ini menjadi hal yang sangat berkesan dari ramadhan-ramadhan sebelumnya, karena telah membuat saya menjadi orang baru yang lebih siap untuk hidup, dan mencintai di masa depan. Saya menjadi orang yang lebih dewasa dengan tidak mempersulit diri dengan mencintai diri sendiri, dan menjadi sedikit lebih egois untuk cinta sendiri.

Memaafkan masa lalu, mencintai diri sendiri, membuka diri sendiri dan bersiap untuk mencintai sesuatu yang akan datang. Berhenti melelahkan diri dengan sesuatu yang tidak pasti. Mencintai yang sudah pasti ada, dan mengikhlaskan semua cinta yang pergi dan menghilang.

Dan untuk kamu, saya mencintai kamu juga!

Semoga ramadhan kali ini, menjadikan kita manusia yang lebih baik ya.. yang mencintai, mengikhlaskan dengan perasaan cinta yang wajar, bahwa kita manusia yang pernah berbuat salah.

 

Selamat berlebaran!


Comments

Popular Posts