Ada Dua Orang Bodoh yang Saling Menunggu
Ada dua orang bodoh yang saling menunggu.
Yang satu mengalihkan perhatiannya pada keramaian, satunya
lagi mengalihkan perhatiannya pada kesibukan. Bertahan, memilih untuk tetap
menunggu walaupun rasanya menyesakkan. Seolah tidak ada jalan lain selain berdiam
ditempat.
Ada dua orang bodoh yang saling menunggu.
Saling berharap salah satunya mengalah, dan menurunkan
egonya untuk memulai pembicaraan. Mengutarakan rasa rindu yang tidak ada
habisnya. Berharap notifikasi pesan masuk, dan itu dari dia. Padahal, mereka
bisa saja saling menurunkan gengsi untuk memulai. Tapi mereka lebih memilih
untuk tetap diam, hingga salah satunya kalah.
Ada dua orang bodoh yang saling menunggu.
Berkata lelah satu sama lain, namun masih tetap ingin
bertahan. Menyebarkan isyarat kemanapun yang mungkin bisa terbaca, agar rasa
rindu itu tersampaikan. Padahal, bisa saja mereka mengetikkan satu kata: kangen,
lalu mengirimkannya lewat pesan singkat. Masalah selesai. Tapi tidak juga
terjadi. Mereka terlalu bodoh untuk melakukan hal semudah itu.
Ada dua orang bodoh yang saling menunggu.
Kita.

Comments
Post a Comment