Anger

Orang yang seharusnya kubunuh, ada disini..

Jantungnya.. aku bisa mendengarkan detak jantungnya!

Aku benci mendengarkan detak jantungmu. Irama yang selalu membuatku melemah dan tidak punya pilihan lain selain menyerah lagi padamu. Manusia yang berkali-kali telah menghancurkan hidupku, namun masih kumaafkan. Berkali-kali.

Ingin kumaki-maki, ingin kulampiaskan dengan pukulan. Tapi tubuh ini terus melemah ketika berhadapan denganmu. Aku marah, sangat marah padamu. Bagaimana bisa, setelah kuberikan semuanya, kuberanikan diriku untuk mengambil resiko seperti katamu waktu itu, kau membalasku dengan sebongkah kotoran?

Bayangkan saja, kalau semuanya baik-baik saja, apakah jadinya akan seperti ini? Apakah kita masih merusak satu sama lain?

Aku marah. Benar-benar marah padamu. Sialnya, aku tak bisa menyakitimu seperti apa yang sudah kamu lakukan.

Semua adalah salahmu. Kamu yang salah, sudah membiarkan semua ini terjadi pada kita. Dan aku akan membuat kamu sangat menyesal untuk itu. Kamu akan menyesal sudah menjadikanku seperti ini, menyakiti seperti ini, karena aku yang akan menyerah padamu. Sekalipun kamu berkata tidak mau menyerah. Kamu akan lihat, apa yang sudah kamu hilangkan.

Comments

Popular Posts