53 Hari menuju 2021: Usia

Baru saja, saya menerima kabar yang cukup mengejutkan. Seorang sanak keluarga yang belum setahun menikah, baru saja melahirkan seorang anak harus merelakan suaminya berpulang hanya selang beberapa jam setelah sang anak diadzankan telinganya. Walaupun belum pernah mengalami pernikahan, saya seperti bisa merasakan dunianya terbalik begitu saja: kebahagiaan yang bertahan hanya beberapa jam lalu digantikan dengan duka yang sangat mendalam. Bayangkan saja, kita ditinggal pacar saja rasanya sakit sekali, apalagi ditinggal seorang suami tempat bersandar sepanjang hidup. Naudzubillah

Banyak sekali pertanyaan yang muncul di kepala. Bagaimana keadaan sanak tersebut saat ini? Belum juga pulih pasca melahirkan, dan harus menanggung beban seberat ini. Bagaimana setelah ini? Bagaimana kehidupannya setelah ini, setelah ia percayakan seluruh hidupnya pada seseorang yang harus menemui Tuhannya dalam usia yang masih muda. Ya Allah, bila saya, mungkin saya tidak mampu. Namun saya yakin, bahwa Allah mengetahui yang terbaik dan Allah tahu, sanak tersebut bisa melewatinya. Allah mencintai hambaNya melebihi cinta makhluk kepada makhluk lainnya.

Ditengah seluruh hal yang tiba-tiba ini, saya menjadi sadar. Usia tidak ada yang tahu, bahagia, sedih, semuanya bisa berubah sekejap. Oraang yang sangat kita cintai bisa direnggut kapan saja oleh pemiliknya: Tuhan. Bukan karena ingin melihat kita kesakitan, tetapi ingin melihat seberapa jauh kita mencintai Tuhan dan Ia paling mengetahui kapan waktu yang paling tepat untuk memanggil seseorang pulang kepadaNya. Di satu sisi, saya ketakutan. Saya ketakutan orang yang saya cintai direnggut begitu saja dari saya, namun saya juga menyadari bahwa semua adalah hak prerogatif Tuhan, karena Ia pemilik segala sesuatu.

Tuhan, saya ingin meminta hal kedua setelah apa yang saya utarakan kepadaMu malam ini, sebelumnya. Tolong, biarkan mereka yang dekat dan sangat saya cintai berumur panjang dan berbahagia. Bila memang mereka harus berpulang lebih dahulu menurut rencanaMu, mohon, haramkan api neraka dari mereka. Saya mencintai mereka, keempat orang itu.

Comments

Popular Posts