Untitled

 Ah.. belum seminggu tahun baru, rasanya sudah berbuat salah begitu banyak. Beberapa tetes air mata sudah tumpah di hari-hari pertama dan tidak bisa diambil kembali. 


Baru saja memutuskan untuk mengambil langkah besar bersama orang lain, namun ternyata ada hal yang masih kurang. Ketika mengutarakan keinginan yang dahulunya bersama, malah akhirnya harus pupus karena kenyataan bahwa saya masih belum mampu menjadi apa yang diharapkan Hahaha. Setelah diterangkan, memang alasannya jelas: saya tidak cukup baik dan tidak cukup mampu untuk mengemban tanggungjawab itu, sehingga seluruhnya menjadi ditangguhkan dengan alasan yang baru terjadi beberapa waktu terakhir. Memang harus selalu manis, bila ada yang pahit sedikit saja maka semuanya akan rusak. Akhirnya: patah lagi deh.. hihi. Pengalaman pertama berserius yang cukup serius sakitnya ya.

Tapi saya juga akhirnya menyadari, bahwa keputusan yang diutarakan kepada saya itu memang masuk akal. Bagaimana bisa hidup dengan keadaan seperti itu, dengan orang gegabah seperti saya? Aih, ternyata jelas. Saya yang tidak mampu, namun memasang harapan yang terlalu tinggi. Tidak heran akhirnya harus rusak lagi. Jelas, semuanya tidak akan terjadi hingga waktu yang tidak jelas, sampai masa evaluasi selesai dan sudah benar-benar siap untuk mengemban tanggungjawab ini. Mungkin, saya cukup jumawa karena usia yang sudah disebut cukup matang, mental yang sudah diset sedemikian rupa untuk menerima sesuatu yang baru, saya merasa siap dan mampu. Padahal engga juga, not even close!

Pelajaran moral banget sih, soal jangan pernah gegabah untuk ambil keputusan besar kalau memang tidak mampu: karena ketika kamu merasa mampu maka sesungguhnya kamu tidak. Ketika kamu mengatakan siap, maka sesungguhnya kamu tidak. Ketika kamu merasa tahu, sesungguhnya kamu tidak. Sebaiknya settle diri baik-baik, perbaiki diri sampai benar-benar siap dan mampu (walaupun saya juga tidak tahu indikatornya) dan lebih cintai diri sendiri. Ingat lho, menyakiti hati sendiri itu juga tidak bagus untuk kesehatan.

Dan, Ki, soal hal-hal yang berada diluar kendalimu: seingin apapun, seberharap apapun kamu terhadap sesuatu itu jangan pernah expect lebih. Karena ketika kamu expect lebih dan tidak sesuai dengan apa yang kamu bayangkan, kamu akan kesakitan sendiri. Kecewa sendiri. Marah sendiri. Sedih sendiri.

Ingat Ki, janjimu untuk lebih mencintai dirimu sendiri. Jangan ingkari itu.


Comments

Popular Posts