Jadi Istri!
Percakapan di kedai Laksa Teresa, sudut kota Kuching dua tahun yang lalu.
“Apa sih yang membuat mas memutuskan untuk menikah saat itu?”
“Ya karena aku merasa sudah siap”
“Gimana mas tau kalo mas udah siap?”
“Terjadi gitu aja, mbak.”
“aku gak ngerti, mas. Kenapa orang yang menikah mau menikah.
Ada yang bilang orang itu bakalah semangat banget kalau maunikah, tapi setelah
nikah baru sadar kalo ini bakalan nambah tanggungjawab. Ada juga yang bilang
menikah itu artinya menyerahkan diri buat gila secara sukarela."
“Mbak sendiri, gimana?”
Saya meringis ngeri membayangkan bagaimana kehidupan
pernikahan yang akan mengekang kebebasan saya.
“Hehe.. awas lho, sekarang bilangnya gak mau terus tiba-tiba
udah nyebar undangan aja..”
Aku tertawa saat itu, dan tertawa lagi hari ini. Here I am,
willingly surrender for being crazy as a wife.

Comments
Post a Comment