Saya menulis ini di tepi pantai, satu tempat yang paling saya sukai walaupun jarang saya datangi. Entah kenapa, sejak kecil saya menyukai tempat ini, tempat yang sangat luas dan misterius, tempat yang bahkan sama sekali tidak bisa saya selami walaupun kedalamannya hanya dua kali tinggi tubuh saya. Tempat yang bahkan saya takuti untuk memijakkan kaki didasar yang terjangkau: saya takut kaki saya menyentuh pasir yang menyembunyikan sesuatu dibaliknya atau dasar yang tidak familiar seperti tanah atau lantai. Beberapa waktu terakhir, seperti yang saya bilang dalam tulisan sebelumnya, banyak kenangan yang perlahan berenang di dalam kepala, tentang hal yang membahagiakan, menyedihkan bahkan konyol di masa lalu. Hari ini, saya akan menceritakan salah satu kenangan konyol saya saat itu: mengirim surat botol melalui lautan kepada seseorang yang tidak saya kenal. Entah, mengirim surat seperti ini apakah benar atau salah untuk dilakukan. Saat itu, saya hanya ingin bercerita kepada yang bisa dipercaya, dan tidak ada satu manusiapun yang memenuhi kiriteria itu. Saya memutuskan untuk menulis di kertas dan memasukkannya ke dalam botol lalu dilemparkan ke lautan. Ya, message in the bottle does exist. I did. Saya lupa bercerita tentang apa saat itu, namun saya melakukannya cukup rutin. Mengoleksi botol bekas, bahkan sengaja membeli minjman untuk dipakai botolnya untuk mengirim surat. Saat itu, saya tidak tahu soal lingkungan ya hehe. Saat tahu dampaknya, saya berhenti, namun belum menemukan penggantinya selain kembali menulis diary, yang tidak pernah mencapai halaman terakhir karena harus dibakar saat ada yang menemukan. Ah, kebutuhan saya atas privasi memang cukup menggelisahkan saat itu. Entah, saat itu apa ada yang mengangkat botol mengapung itu, atau tidak. Apa ada yang membaca, atau tidak. Apakah orang mengetahui bahwa saya yang menulis surat itu, atau tidak. Apakah ada yang membalas dengan mengirimkan surat kepada saya namun tak terbaca, atau tidak sama sekali. Malam ini, saya kembali duduk di tempat yang sama, menertawakan tindakan konyol saya di masa lalu: menulis surat dalam botol.

Comments

Popular Posts