Marennu, maafkan ibu. Ibu masih belum siap untuk menyambutmu. Kami, yang akan menjadi orangtuamu bahkan masih belum melakukan apapun untuk mempersiapkan kelahiranmu. Perasaan ibu yang berubah-ubah, barangkali menyakitimu didalam sana. Makanan yang ibu makan, mungkin membuatmu tidak nyaman didalam sana. Kadang terpikir untuk menyerah saja, nak. Ibu tidak sanggup. Tapi, kamu jawaban dari doa ibu. Bagaimana bisa ibu melepaskanmu begitu saja, hanya karena keadaan yang tidak berpihak pada ibu di saat ini saja? Ada yang bilang bahwa tidak ada cinta yang tulus seperti cinta anak pada ibunya. Seburuk apa sang ibu memperlakukan si anak, sesakit hati apapun anak pada ibunya, si anak akan tetap kembali pada ibunya; karena ibu, hanya ada satu di muka bumi ini. Namun ibu tak berani jumawa, nak. Ibu tidak ingin menyombongkan diri bahwa kamu akan tetap memaafkan walau ibu menyakitimu ribuan kali. Tapi ibu akan tetap dan terus meminta maaf kepadamu. Sampai maaf itu cukup untuk mengobati lukamu, entah sampai kapan dan berapapun banyaknya. Ibu sayang kamu.

Comments

Popular Posts